Info Gowes

sepeda fixie, MTB, sepeda gunung, sepeda balap, BMX, sepeda cruiser, low rider

Menu

Tips Bersepeda Di Panas Teriknya Surabaya

14 November 2014 | Tips

Surabaya sejak dulu dikenal sebagai kota panas. Tapi panasnya Surabaya bulan ini, kata beberapa orang tua yang usianya di atas 70 tahun, lebih panas dari dulu. Sejak akhir September 2012 sampai sekarang semua orang di Surabaya mengeluh panas, panaaassss…. panasssss.

Hari ini suhu udara di Surabaya dan sekitarnya sungguh menyengat. Rata-rata mencapai 33-35 derajat Celsius pada siang hari. Badan Meteorologi dan Geofisika Juanda sudah mengingatkan, suhu udara tertinggi di kawasan Gerbangkertasusila bakal terjadi pada 20-24 Oktober dengan kisaran 36-37 derajat Celsius.
Suhu panas ini di antaranya dipicu oleh posisi matahari yang berada tepat di atas Pulau Jawa. Pada malam hari sekalipun, udara gerah masih mendominasi. Rasa sejuk yang dulu biasanya menghampiri, khususnya dari tengah malam hingga pagi, sekarang lenyap. Apalagi kepulan debu dan krisis air ikut mengancam sehingga makin lengkap penderitaan akibat suhu panas ini.

Nah,bagi para gowes mania, pasti tahu akan panasnya Surabaya di banding kota lain di jawa timur dan Setiap orang pasti pernah merasakan bagaimana rasanya bersepeda di bawah terik matahari. Begitu panas menyengat di kulit kita rasakan. Biasanya panas terik matahari bisa mengakibatkan kulit terbakar, membekas atau belang karena terkena pancaran sinar matahari. Para gowes mania pasti mengalami hal tersebut.

download

Disebutkan dalam sebuah Journal Cyclist luar negeri, terkutip sebuah statement demikian “…long days cycling in the sun can have a more serious impact…” Sebuah studi dari pusat riset kanker di Inggris menyebutkan jumlah pria penderita kanker kulit meningkat dua kali lipat dalam tiga dekade terakhir. Hal ini disebukan karena efek pembakaran sinar matahari yang langsung mengenai kulit.

Dermatolog dari British Skin Foundation, Dr Ian Coulson mengatakan pengendara sepeda sangat beresiko atas efek merusak yang diakibatkan sinar matahari. “Pengendara sepeda menghadapi kerusakan kumulatif dari paparan sinar matahari yang kronis,” katanya, “menyebabkan prevalensi lebih tinggi melanoma kanker dan penuaan dini.”

Bevis Mann dari Asosiasi Dermatologi Inggris (BAD) menyarankan agar kita menggunakan tabir surya (sun block) sebelum bersepeda dan menggunakan ulang setiap 1 jam, hingga 80 persen dari tabir surya akan datang dari melalui berkeringat.

Gunakan tabir surya dengan Sun Protection Factor (SPF) yang lebih tinggi, sebagai tabir surya diuji dengan 2mg pada setiap sentimeter persegi kulit, yang jauh lebih dari kebanyakan orang gunakan. “Kami menyarankan menggunakan setidaknya SPF 30, SPF 50″ kata Mann.

Penggunaan sun block ini, gunakan pada daerah seperti leher, telinga, puncak lutut, dan patch botak (khusus bagi anda yang botak), yang rentan melalui ventilasi helm. Pengalaman saya bahkan evek buruk sinar UV ini bisa menembus jersey lengan pajang, sehingga berlaku untuk seluruh tubuh dan mengenakan pakaian dengan perlindungan UV.

Tips bersepeda sehat di bawah terik panas matahari

• Gunakanlah helm, karena selain untuk melindungi kepala dari kecelakaan, helm dapat melindungi dari sengat matahari.
• Memakai sunblok untuk wajah anda
• Pakailah kacamata anti UV untuk melindungi mata anda.
• Gunakan sunblok pada bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian.
• Memakai baju lengan panjang
• Memakai sarung tangan dan aksesoris sepeda lainnya

Semoga tips bersepeda di surabaya diatas dapat bermanfaat untuk anda para gowes mania. Tetap semangat! 

Related For Tips Bersepeda Di Panas Teriknya Surabaya